Bursa saham Asia-Pasifik menguat pada Kamis, dipicu pemulihan Wall Street dan rencana pemerintah AS untuk membeli kembali surat utang jangka panjang.
Bank Indonesia laporkan perbaikan Neraca Pembayaran Indonesia pada kuartal II-2026, defisit menurun menjadi US$ 900 juta, didorong oleh surplus investasi.
Menko Airlangga menyatakan IEU CEPA sebagai game changer untuk perdagangan dan investasi Indonesia-Eropa.